Presiden Prabowo Subianto merayakan tahun baru 2026 dengan kalangan masyarakat yang terdampak bencana banjir di posko pengungsian Desa Batu Hela, Batang Toru, di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kehadiran Prabowo di tengah perayaan tersebut berjalan dengan penuh antusiasme dari masyarakat setempat.
Pantauan menunjukkan bahwa Prabowo tiba di posko pengungsian pada Rabu malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Ratusan warga yang berkumpul di sekitar layar tancap telah menantikan kedatangannya untuk merayakan malam pergantian tahun bersama.
Saat Prabowo tiba, sorak-sorai masyarakat mengiringi kehadirannya, dan tampak beberapa dari mereka mengabadikan momen tersebut dengan handphone. Rasa gembira dan harapan menyelimuti suasana, menciptakan momen yang berkesan bagi semua yang hadir.
Prabowo menyapa masyarakat yang telah menanti kehadirannya, kemudian duduk di tengah keramaian untuk bergabung dalam menyambut tahun baru. Dengan semangat, dia menggugah semangat para pengungsi untuk merayakan momen tersebut bersama-sama.
Keputusan Prabowo Mengunjungi Tapanuli Selatan Sempena Tahun Baru
Awalnya, Prabowo berencana mengunjungi lokasi bencana di Aceh. Namun, rencana tersebut terpaksa dibatalkan karena cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
Meskipun begitu, kehadirannya di Tapanuli Selatan disambut dengan penuh syukur oleh masyarakat. Prabowo mengungkapkan kebahagiaannya dapat menghabiskan malam tahun baru di tengah-tengah rakyat.
“Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh, namun cuaca tidak mendukung,” ujar Prabowo saat memulai pidatonya. Ucapan tersebut menambah rasa empati dan kepedulian dari sang presiden terhadap rakyatnya.
Merayakan Tahun Baru dengan Gebyar Lagu Kebangsaan dan Harapan
Prabowo kemudian mengajak masyarakat untuk menyanyikan lagu kebangsaan “Tanah Airku” sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan menjelang tahun baru. Suasana pun semakin hangat saat lagu tersebut dinyanyikan secara serentak oleh semua yang hadir.
“Oke, tinggal tiga menit lagi, mari kita nyanyi bersama,” imbuh Prabowo, menggugah semangat bersama. Masyarakat pun antusias menyambut ajakan tersebut, sehingga suasana penuh keceriaan tercipta.
Menteri Luar Negeri Sugiono juga turut memimpin lagu dan membuat masyarakat semakin bersemangat. Mereka bersama-sama menyanyikan “Tanah Airku” dan “Rayuan Pulau Kelapa,” menciptakan nuansa yang khidmat dan ceria.
Momen Pergantian Tahun dan Harapan untuk Masa Depan
Ketika waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB, pergantian tahun itu ditandai dengan ucapan selamat yang disampaikan oleh Prabowo. Dengan penuh harapan, ia menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk rakyat Indonesia di tahun yang baru.
“Selamat tahun baru 2026, semoga Yang Maha Kuasa selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua,” ucap Prabowo dengan suara lantang. Ucapan tersebut disambut tepuk tangan dan sorakan dari masyarakat yang hadir, menggambarkan rasa syukur dan harapan untuk tahun yang akan datang.
Suasana malam pergantian tahun di posko pengungsian ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi tantangan. Keberadaan Prabowo di tengah mereka memberikan semangat dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.




